Istana Bogor dibuka untuk masyarakat selama sepekan

Bogor#IstanaPkstanahbaru.org – Bogor (17/6/2013). Suatu pemandangan yang tidak biasa selama sepekan ini di Istana Bogor,  dalam rangka merayakan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-531 Tahun 2013, dilakukan kegiatan “ISTANA OPEN” (Open House Istana Bogor) selama tanggal 17 – 21 Juni 2013, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor didukung oleh Pemerintah Kota Bogor.

Sejarah Istana Bogor

Istana Bogor seluas 28.8 hektar yang megah dan asri serta di huni oleh sekitar 600 ekor Rusa ini memiliki cerita pada proses berdirinya. Saat itu pada tanggal 10 Agustus 1744 Gubernur Jendral Belanda bernama G.W. Baron van Imhoff  berhasil menemukan sebuah tempat yang baik dan strategis di sebuah kampung yang bernama Kampong Baroe, hal ini didsarkan pada keinginan orang-orang Belanda yang bekerja di Batavia untuk mencari peristirahatan yang sejuk dan nyaman di luar kota Batavia.

Perkembangan fisik Istana

Pada saat pemerintahan Gubernur Jendral van Imhoff ( 1745 – 1750 ) dibangunlah sebuah pesanggrahan yang diberi nama Buitenzorg, ( artinya bebas masalah / kesulitan ). Beliau sendiri yang membuat sketsa bangunannya dengan mencontoh arsitektur Blenheim Palace, kediaman Duke of Malborough, dekat kota Oxford di Inggris. Proses pembangunan gedung itu dilanjutkan oleh Gubernur Jendral yang memerintah selanjutnya yaitu Gubernur Jendral Jacob Mossel yang masa dinasnya 1750 – 1761.

Pada masa Gubernur Jendral Willem Daendels ( 1808 – 1811 ), pesanggrahan tersebut diperluas dengan memberikan penambahan baik ke sebelah kiri gedung maupun sebelah kanannya. Kemudian pada masa pemerintahan Gubernur Jendal Baron van der Capellen ( 1817 – 1826 ), dilakukan perubahan besar – besaran. Sebuah menara di tengah – tengah gedung induk didirikan sehingga istana semakin megah, Sedangkan lahan di sekeliling istana dijadikan Kebun Raya yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 18 Mei 1817. KemudianGedung ini kembali mengalami kerusakan berat, ketika terjadi gempa bumi yang pada tanggal 10 oktober 1834.

 

Pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Albertus Yacob Duijmayer van Twist ( 1851 – 1856 ), bangunan lama sisa gempa dirubuhkan sama sekali. Kemudian dengan mengambil arsitektur eropa Abad IX, bangunan baru satu tingkat didirikan.Dan pada pemerintahan, selanjutnya tepatnya tahun 1870, Istana Buitenzorg ditetapkan sebagai kediaman resmi para Gubernur Jendral Belanda.

Koleksi Istana Bogor

Istana Kepresidenan Bogor mempunyai koleksi buku sebanyak 3.205 buah yang daftarnya tersedia di kepustakaan istana. Istana ini menyimpan banyak benda seni, baik yang berupa lukisan, patung, serta keramik dan benda seni lainnya. Hingga kini lukisan yang terdapat di istana ini adalah 448 buah, dimana judul/nama lukisan itu, pelukisnya, tahun dilukisnya, tersedia dalam bentuk daftar sehingga memudahkan siapa saja yang ingin memperoleh informasi tentang lukisan tersebut. Begitu pula halnya dengan patung dengan aneka bahan bakunya. Di istana ini terdapat patung sebanyak 216 buah.

Di samping lukisan dan patung, Istana Bogor juga mengoleksi keramik sebanyak 196 buah. Semua itu tersimpan di museum istana, di samping yang dipakai sebagai pemajang di setiap ruang/bangunan istana.

Open House buat masyarakat

Open House yang biasa dilakukan se tahun sekali atas perakasai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor didukung oleh Pemerintah Kota Bogor ini ditargetkan akan dihadirkan masyarakat umum 7500 orng/hari. Namun bagi masyakarat yang ingin berkunjung ke Istana Bogor harus memperhatikan peraturan-peraturan yang di berikan oleh pihak pengelola istana.

Persyaratan masuk Istana Bogor

Untuk Bisa masuk ke Istana Bogor, pengunjung harus terlebih dahulu mendaftarkan sebagai pengunjung di counter tenda yang disediakan di halaman kantor DPRD Kota Bogor, adapun syaratnya sbb :

1. Ambil tiket gratis di tenda Halaman Gedung DPRD Kota Bogor
2. Tangan di stempel
3. Pengunjung menunggu di tenda sebagai ruang tunggu sebelum masuk
4. Pengjunjung tidak boleh memakai sandal, kaos, celana Jeans, celana pendek
5. Dilarang membawa Tas, nanti dititipkan di pengelola Istana
6. Tidak boleh membawa makanan minuman

Program ini berlaku hanya sepekan dari tanggal 17 Juni-22 Juni 2013, senin sampai dengan sabtu. Untuk jumat ( Libur/tutup)

Disamping program kunjungan ke istana, juga diadakan “PEKAN PARIWISATA KOTA BOGOR 2013” dilaksanakan di Kota Bogor bertempat di Jln. Ir. H. Djuanda No. 30 Kel. Paledang, Kec. Bogor Tengah (Sebelah Museum Etnobotani Indonesia, LIPI).Acara ini dilaksanakan pada tanggal 17 s/d 22 Juni 2013 selama 6 Hari, pukul 09.00 s/d 21.00 WIB.

Acara tsb di isi oleh peserta dari berbagai stand Kuliner khas Bogor, pengelola wisata di Kota Bogor, dan dimeriahkan acara pentas kesenian daerah.

 

Reported by Fajar Martiono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>